Contoh Teks Eksemplum

Contoh Teks Eksemplum – Pengertian teks eksemplum merupakan sebuah cerita tentang seorang tokoh atau perilaku dari sepenggal cerita.

Dalam artikel ini, kami akan memaparkan contoh teks eksemplum beserta strukturnya. Simak baik-baik yaa!

Dalam teks ini diawali dengan pengenalan tokoh, kemudian menceritakan kejadian yang sedang dialami tokoh tersebut. Sebagai bagian penutup dari teks ini berisi interpretasi dari dalam diri tokoh tersebut.

Teks ini merupakan karya sastra menceritakan pengalaman hidup seseorang. Terdapat permulaan cerita yang sedang terjadi dan berlanjut mengenai hikmah yang ada dalam peristiwa tersebut. Teks eksemplum bertujuan supaya tidak terulang lagi kesalahan yang sama di kemudian hari.

Struktur Teks Eksemplum

  • Bagian awal abstrak sebagai pengantar peristiwa atau kejadian dari peristiwa yang nanti dipaparkan;
  • Orientasi yang memuat bagian pengenalan tokoh;
  • Insiden yang menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh, umumnya mengalami permasalahan;
  • Interpretasi yang memberikan pesan moril, evaluasi, dan akibat atas perilaku tokoh;
  • Koda yang merupakan penutup cerita.

Contoh Teks Eksemplum

Contoh 1

Liburan ke Gunung

Orientasi

Di hari sabtu pekan lalu, aku dengan kawan–kawan pergi mendaki gunung. Pada saat malam sebelum kami berangkat, aku sangat senang, sebab sudah sangat lama aku tidak liburan serta mendaki bersama kawan-kawanku.

Sembari mengingat waktu liburan terakhir yang kali kami lakukan, akhirnya aku tidur, sebab sudah tidak sabar untuk menyambut esok hari.

Namun, sayangnya pada keesokan harinya, ternyata aku malah bangun kesiangan.

Insiden

Sebab aku terlambat bangun, aku pun langsung bergegas memasukkan beberapa barang yang aku perlukan saat perjalanan serta untuk pendakian nanti.

Pendakian pun kami mulai. Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya kami mulai beristirahat. Kawan–kawanku mengeluarkan botol air minum guna melepas dahaga yang terasa.

Begitu juga denganku, tetapi aku tidak menjumpai adanya botol air minum di dalam ranselku. Dan ternyata, aku sadar botol air minumku tertinggal di rumah, sebab aku berangkat terburu-buru.

Interpretasi

Dengan peristiwa itu, aku baru menyadari kesalahanku, kita tidak boleh tergesa-gesa pada saat mengambil keputusan maupun ketika melakukan sesuatu. Kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan rapi.

Contoh 2

Persahabatan

Orientasi

Di pagi hari yang cerah, ada seorang gadis bernama Lina berjalan menuju kelasnya. Lina merupakan murid yang rajin, baik, dan mudah bergaul. Dia memiliki banyak teman dan tiga orang sahabat. Ketiga sahabat itu adalah Beni, Bena, dan Asti.

Insiden

Sesampainya Lina di kelas, ia mendengar seorang temannya bercerita tentang Asti yang hanya memanfaatkan dirinya. Mendengar sahabatnya menjadi perbincangan, Lina pun bertanya-tanya pada diri sendiri dan mulai bertanya pada teman-temannya.

Setelah bertanya ke beberapa temannya yang ada di kelas, ia mulai terpengaruh dengan teman-teman kelasnya. Ia menganggap Asti sebagai teman yang tidak tahu berterima kasih. Lalu Lina datang dan memarahi Asti dengan kata-kata kasar.

Interpretasi

Dengan nada pelan, Asti meminta maaf atas kesalahannya dan mengaku bahwa dulu ia sempat mengejek Lina. Tetapi, Lina tidak mau memaafkannya, Bena dan Beni datang membujuk Lina.

Bena dan Beni berhasil membuat Lina memaafkan kesalahan Asti. Lina menghampiri Asti yang sedang menangis dan meminta maaf lantaran sudah membentaknya di depan teman-temannya. Akhirnya Asti dan Lina saling memaafkan satu sama lain dan memulai persahabatan mereka seperti semula.

Contoh 3

Tragedi Menginap di Kost

Orientasi

Semester empat aku diizinkan untuk nge-kost oleh orang tua karena pada semester itu banyak kegiatan malam yang harus dikerjakan.

Sebelumnya, aku tidak pernah ngekost. Aku selalu berangkat dari rumah menggunakan motor ke kampus karena jarak rumah ke kampus sekitar satu jam perjalanan.

Kost-an yang kupilih letaknya tidak terlalu jauh dari kampus, kira-kira lima menit berjalan kaki. Aku satu kamar dengan Ika. Meski berbeda jurusan, kami begitu akrab.

Insiden

Keesokan harinya, tepatnya hari Jumat, pertama kalinya aku menginap di kost-an. Pada malam hari, tiba-tiba aku terbangun, dan melihat sesosok hantu tanpa kepala yang melayang di samping lemari.

Aku sangat syok dan ingin berteriak, tapi tidak bisa, rasanya suaraku tercekat di tenggorokan. Aku ingin mengatakan sesuatu pada Ika yang tidur pulas di sampingku, tanganku berusaha meraihnya, tapi tak bisa bergerak sama sekali.

Aku beranikan diri untuk membaca doa sambil memejamkan mata, dan setelah berdoa, aku tidak melihat lagi hantu tadi. Aku pun melanjutkan tidur.

Interpretasi

Aku sadar karena sebelum tidur aku tidak berdoa terlebih dahulu. Mulai besok, aku akan doa sebelum tidur.

Contoh 4

Orang Tak Dikenal

Orientasi

Aku punya pengalaman yang mengerikan bulan lalu. Ketika itu, aku pergi ke sebuah desa terpencil di selatan Jawa Barat. Aku sedang menuju ke kota berikutnya.

Insiden

Dalam perjalanan, seorang pemuda melambai kepadaku. Aku menghentikan mobilku dan dia meminta tumpangan. Begitu dia masuk ke mobil, aku mengucapkan selamat pagi kepadanya dan dia menjawabnya.

Tiba-tiba, ia mengambil pisau dari sakunya. Aku sangat takut. Lalu, ia meminta uang padaku. Aku memberinya segera. Setelah itu, dia memintaku untuk menghentikan mobil dan dia pun keluar. Aku berterima kasih pada Tuhan karena menyelamatkanku waktu itu.

Interpretasi

Sekarang, aku menyadari bahwa jika kita ingin membantu orang lain, kita harus berhati-hati. Hal yang aneh bila kita memberikan tumpangan kepada seseorang di jalan.

Padahal, kita tidak tahu dan belum pernah bertemu sebelumnya. Hal ini sangat berbahaya bagi diri kita. Mungkin, ia akan menyakiti kita atau meminta uang. Dari kejadian ini, aku belajar untuk berhati-hati.

Contoh 5

Kesombongan Kupu-kupu

Orientasi :

Alkisah sekelompok kupu-kupu di suatu hutan tropis. Tersebutlah Titih yaitu salah satu nama dari kelompok kupu-kupu cantik tersebut. Titi hidup bersama kawanan hewan lain. Titi dikenal sebagai kupu-kupu yang sombong dan tidak suka berbaur dengan banyak hewan. Hal tersebut karena Titi merasa adalah hewan tercantik dan paling pintar dibandingkan hewan lain.

Insiden :

Suatu hari sekelompok kupu-kupu sedang membuat sarang. Mereka membuatnya dengan tekun dan sabar. Sehingga akhirnya menjadi sarang yang indah, rapi, dan kokoh. Namun, berbeda dengan Titi, sarangnya dibuat seadanya karena terlalu pemalas.

Bagi Titi, sarang yang ia buat jauh lebih cantik dan rapi dari milik teman-temannya. Padahal saat membuat sarang Titi tidak memperhatikan bahan-bahan yang di gunakannya. Di samping Titi ada kupu-kupu lain yang sedang membuat sarang. Kupu-kupu itu adalah Nani. Nani dikenal sebagai kupu-kupu yang dermawan dan rendah hati. Sangat berbeda jauh dengan sifat dan perilaku Titi.

Titi sering kali mengejek sarang Nani. Berbagai macam ejekan dilontarkan seperti sarang Nani yang jelek dan tidak layak disebut sarang. Titi selalu membanggakan miliknya dan membandingkan dengan saran Nani. Karena Nani mengetahui sifat Titi jadi dia tidak menggubrisnya.

Titi yang sangat bangga dengan sarangnya yang dianggap cantik terus menambah hiasan-hiasan. Titi tidak memikirkan apakah sarangnya mampu menahan beban hiasan-hiasan tersebut. Beberapa saat kemudian semua kupu-kupu telah selesai membuat sarang termasuk Titi dan Nani.

Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat, kemudian turunlah hujan lebat disertai angin kencang. Para kupu-kupu bergegas memasuki sarang masing-masing. Sayangnya, sarang milik Titi roboh karena terkena hujan lebat dan tiupan angin yang kencang.

Tubuh Titi pun kebasahan dan sulit untuk terbang. Ia pun menjadi panik dan kebingungan. Nani yang melihat kemudian menghampiri Titi yang tengah diguyur hujan. Nani dengan senang hati membawa Titi ke dalam sarang miliknya.

Akhir cerita, Titi sangat malu dan menyesal telah menghina dan membanding-bandingkan sarangnya dengan sarang Nani. Tidak hanya itu, Titi sangat menyesali sikapnya yang tidak bersahabat dengan Nani selama ini. Setelah hujan reda Titi dibantu Nani membangun kembali sarangnya.

Interpretasi

Sejak kejadian tersebut, Titi tidak lagi sombong dan angkuh terhadap teman-temannya. Dalam diri Titi berjanji akan belajar menjadi kupu-kupu yang baik dan bersahabat. Titi baru menyadari teman sangat penting dan akan membantu di saat kesusahan. Titi butuh teman-teman dan komunikasi yang baik dengan kelompoknya.

Demikian penjelasan singkat 5 contoh teks eksemplum beserta strukturnya yang dapat kamu pelajari. Semoga membantu!

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements
Gambar Gravatar
Haloo! Perkenalkan saya irvando, ijinkan saya untuk menulis artikel yang bermanfaat untuk kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.